Buka jam 08.00 s/d jam 16.00 , selebihnya langsung Hubungi 0813.7326.8991
Beranda » Artikel Terbaru » apa kata petani nasa ???

apa kata petani nasa ???

Diposting pada 17 April 2018 oleh Eros Nasa

HASIL PANEN 3KALI LIPAT

produk nasa siap membantu anda

Syaripudin, salah satu petani jagung dari kabupaten donggala merasa bahagia dengan tanaman jagungnya yang hamper panen, dimana pertumbuhannya sangat baik dan ia yakin akan hasil panenyang melimpah 3kali lipat dari biasanya setelah ia menggunakan produk pertanian dari nasa kebahagiaannya itu ia informasikan pada tetangga lahan, harmas, yang juga menanam jagung sejenis tapi pertumbuhan nya kurang memuaskan. Dengan kondisi tersebut, tim nasa menyempatkan diri untuk mewawancarainya.

“saya menanam jagung jenis c-7 dengan luas lahan 0,25hektar”, ucapa nya mengawali wawancara. Ia juga menjelaskan, tanaman jagungnya sudah berumur 3bulan dan telah menggunakan produk-produk makro seperti KC1 sebanyak 25kg dan urea sebanyak 50kg serta produk pertanian dari nasa di antaranya adalah POC NASA dan harmonik. “penggunaan POC NASA saya lakukan sebanyak 40cc ditambah dengan harmonic sebanyak 10cc kemudian dilakukan dalam 1 tangki air (14liter)  dan saya semprotkan pada jagung 10 hari sekali”, hujan nya menerangkan menggunakan produk. Dengan perlakuan-perlakuan tersebut, ia merasa banyak keuntungan didapat nya, jika sebelum nya tongkol jagung kecil, isi tidak penuh, tanaman lebih pendek, tetapi setelah menggunakan produk nasa tanaman jagung menjadi tongkol nya besar, isi penuh dan padat, tongkol nya 2kali lebih panjang, batang tanaman lebih subur dan tanaman jagung lebih tinggi. Hal semacam di akui petani lain, bapak armas. Diri nya mengakui banyak sekali perbedaan tanaman yang tidak menggunakan produk nasadan yang menggunakan, sehingga diri nya tertarik untuk segera menggunakan produk pertanian nasa.

“ sebelum menggunakan produk pertanian nasa, luas 0,2hektar ini mendapatkan 1,2ton jagung kering panen, tetapi setelah menggunakan produk nasa mendapat hasil panen 3 ton jagung kering penen…. LUAR BIASAAA……!!! Ungkapan nya dengan bangga penuh semangat. Dalam pada itu, arma selaku petani yang memiliki lahan jagung di sebelah nya mengatakan biasa nya tanaman jagung yang ia panen dengan luas yang sama, ia mendapatkan sebanyak 0,5 ton jagung kering panen. Tetepi setelah melihat dan mersakan apa yang telah di hasilkan oleh syaripudin, ia sudah tidak tahan lagi untuk secepat nya menggunakan produk pertanian nasa pada lahan tanaman jagung nya pada musin mendatang. Di akhiri wawancaranya, syaripudin mengharapkan agar petani jagung segera mungkin untuk menggunakan produk-produk pertanian dari nasa, karena ia telah menbuktikan nya sendiri. Produk pertanian nasa memang jempolaaa……!!!

GUNAKAN PRODUK NASA PANEN PADI BERLIPAT DARI HASIL RP. 2.520.000 MENJADI RP. 3.780.000

Awal saya mengenal produk nasa dari bapak adi subaidi, SE (leader NASA asal kabupaten sumenep, Madura). Beliau juga salah satu stokes PT.NASA. beberapa produk nasa saya uji cobakan ketenaman padi varietas ciherang dengan luas lahan 3000 M2 dan tanaman padi tersebut saya bandingkan dengan tanaman milik tetangga dengan varietas dan luas yang hampir sama. Produk nasa yang saya gunakan di antara nya supernasa, POC produk nasa, hamonik, airo810(perekat, perata dan pembasah) serta untuk pengendali hama dan penyakit saya menggunakan pestona. Saat menggunakan produk-produk dari nasa ternyata banyak mengalami peningkatan tanaman padi pertumbuhan nya lebih cepat, waktu panen juga lebih singkat serta jumlah anakan pun lebih banyak berkisar 25-35 anakan. Sedangkan yang tanpa menggunakan produk nasa hanya sekitar 17-20 anakan saja. Cara menggunakan produk-produk nasa yaitu: 3 hari sebelum tanaman saya berikan 1 botol super nasa di campur sp-36 dan PONSKA lalu di tebar merata kelahan sebagai produk nasa. Untuk penggunaan POC NASA, harmonic dan aero810 saya semprotkan pagi hari saat padi berumur 15 hari, 25 hari dan 35 hari, dosis yang saya berikan : POC NASA 4-5 tutup + harmonic 1-2 tutup + aero810 1 tutup untuk ukuran satu tangki (15 liter). Sedangkan untuk penggendalian hama dan penyakitkan saya gunakan pestona dengan dosis 7 tutup atau tangka ditambah aero810 sebanyak 1 tutup yang saya semprotkan pada sore hari.

Banyak keuntungan setelah saya menggunakan produk nasa selain keuntungan seperti di atas, keuntungan lain adalah bulir padi (buahnya) lebih padat dan bernas. Selain itu penggunaan pupuk makro (khusus nya urea) saya kurangi sekitar 25% dari biasanya. Penggunaan produk urea biasanya menghabiskan 100kg, setelah menggunakan produk nasa menjadi 75kg saja. Sedangkan pupuk tersebut saya menggunakan 50kg dan 25kg poska, pupuk KC1 hanya menggunakan 25kg. alhasil setelah saya menggunakan tambahan produk nasa hasilnya benar-benar mengembirakan. Jumlah panen dan kualitas gabah jauh lebih tinggi walaupun saya tanam padi di lahan yang kurang air ( umumnya di wilayah kabupaten sumenep Madura/tadah hujan). Sebelum saya mengunakan  produk NASA pada luas lahan tersebut hanya mendapatkan 1,2 ton/3000 m2, tetapi setelah saya mengunakan produk NASA hasil nya meningkat menjadi 1,8 ton/3000 m2. Mengingat jumlah peningkatan hasil tersebut yang cukup tinggi (untuk lahan tadah hujan ) saya memiliki keyakinan  bila saja di halan yang sistem penggairan nya cukup baik maka dapat dipastikan hasilnya alan jauh lebih tinggi. Sebagai gambaran analisa ekonomi yang sederhana sebagai berikut : penghematan urea Rp.30.000, penghematan PONSKA Rp.43.750, penghematan TSP Rp. 42.500, penghematan Kc1 Rp. 62. 500, maka total penghematan  pupuk marko Rp.178.750. dari pemakaian produk NASA sebanyak 2 botol POC NASA, 2 botol hormonik, 1 botol super NASA,1 botol AERO 810 DAN 1 botol PESTONA, jika diuangkandidaerah Madura ini adalah sebanyak Rp. 204.000. sedangkan untuk total produksi setelah mengunakan produk NASA sebanyak 1,8 ton/3000 m2, jika harga 1 kg saja Rp.2.100; maka Rp. 2.100 x 1,8 ton = Rp. 3.780.000. sedang kan sebelum saya mengunakan NASA hanya mendapatkan 1,2 ton/3000 m2, makaRp.2.100 x 1,2 ton = Rp. 2.520.000. jadi dari analisa sebelum di atas ada selisih sebesar Rp. 1.260.000 dengan mengunakan produk NASA hasil panen padi perlipat ganda. NASA memang OKE……!!!

HASIL PANEN DARI 2 TON JADI 4 TON

Mengenal produk pertanian NASA pertama kali sekitar bulan juni 2004 lalu yang informasinya saya dapatkan dari NY. Trisulistyaningsih (DISTRIBUTOR NASA asal jember).pada tahap awalnya saya belum  yakin dan belum percaya pada produk produk NASA, karena biasanyasebagai petani saya lebih percaya pada produk yang biasa dipakai oleh petani bertahun tahun. Namun, kemudian saya mencoba menggunakanya pada tanaman tomat jenis permata f1, dan hasilnya sangat LUAR BIASA… Dengan luas tanah 7000 m2 dan tanaman sejumlah 5000 pohon ini biasanya saya menggunakan pupuk makro NPK sebanyak 2-2,5 kuintal, kini dengan menggunakan produk dari NASA bisa ditekan menjadi 45 kg, selain itu tomat yang biasanya diserang hama penyakit kini aman dan sehat.

Kondisi tanaman amat sehat sampai dengan umur 80 hari ini. Pada umur 85 hari, biasanya buah tomat  sudah habis alias gundul, namun sampai sekarang ini buah masih banyak dan masih berbunga. dengan luas lahan 7000 m2 ini saya telah menghabiskan produk NASA seperti Super NASA 2 botol, POC NASA 2 botol, Hormonik 2 botol, AERO 810 sebanyak 1 botol dan PESTONA juga 1 botol. Penggunaan Super NASA saya lakukan dengan cara pengocoran pada olah lahan awal. Kemudian untuk produk selain Super NASA saya lakukan dengan cara penyemprotan seminggu sekali dengan takaran dosis yaitu POC NASA sebanyak 40 cc dicampur dengan Hormonik 10 cc.Untuk pengendalian hama saya lakukan dengan  yang dicampur AERO 810 disemprot juga seminggu sekali. Sebelum menggunakan produk pertanian NASA biasanya dalam sekali petik mendapatkan paling banyak 2 ton, sekarang mendapatkan 4 ton. Sangat LUAR BIASA… banyak keuntungan lain seperti pada kerontokan buah dan bunga, dulu bunga banyak yang rontok dan tidak jadi, namun sekarang buah tumbuh terus dan bunganya juga banyak jarang yang rontok. Dengan produk pertanian NASA semuanya pasti untung….

MAKIN UNTUNG SETELAH GUNAKAN PRODUK NASA

                Hamparan tanaman cabai Nampak didepan mata. Letaknya ditengah hutan sebagai lahan baru (pembukaan lahan baru). Team NASA mencoba menyambangi lahan itu untuk mencari informasi kesaksian pengguna produk NASA yang telah berhasil diaplikasikan pada tanaman cabai. Team NASA di sambut oleh Bp. Tu saban, pemilik lahan sekaligus seorang petani cabai dan ketua kelompok tani di daerahnya. “ luas lahan yang dibuka semuanya ada 1 Ha ( 10.000 m2 ). Luas 70 cm, dengan jenis cabai : LARIS. Pada saat ini umur tanaman sudah mencapai 79 hari dan baru melakukan pemetikan ke 2, untuk pemetikan ke 3 nanti saat pemanenan akan dihadiri oleh Bapak Sekda dan Bapak Kepala Dinas Pertanian Halmahera Barat, “ ujarnya mengawali pembicaraan.

Lebih lanjut ia menjelaskan untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan tanaman cabai dirinya telah menggunakan beberapa produk NASA diantaranya, POC NASA, Hormonik, Super NASA, (SPR), GLIO dan PESTONA. Cara pemakaiaan produk yakni, 2 tutup POC NASA+ 1,5 tutup PESTONA+ 1,5 tutup Hormonik semuanya dilakukan dalam 1 tangki 14 liter, dan disemprotkan 1 minggu sekali. Penggunaan SUPER NASA dikocorkan bersamaan NPK 1 minggu sekali. Pupuk makro (NPK) sebanyak 9 kg + SPR 125 g dicampurkan air 1 drum.

Sebagai catatan harga pupuk NPK Rp. 3.500/kg. sampai dengan umur 79 hari ini sudah menghabiskan pupuk NPK sebanyak 120 kg.”banyak keuntungan setelah saya menggunakan produk NASA diantaranya :1). Pertumbuhan tanaman lebih bagus, 2). Pertumbuhan buah juga bagus serta jumlah buah lebih banyak, 3). Dari sisi ketinggian tanaman, tanaman cabai lebih tinggi dari biasanya, “ungkapannya bangga. Dengan luas lahan 2500 m2 ini, dirinya mencoba untuk berhitung jika sudah sampai terakhir tanaman cabai ini akan menghasilkan 1,6 – 2 ton. Pada aat ini harga cabai Rp. 15.000/kg.sebagai informasi tanaman cabai yang menggunakan produk NASA tidak dilakukan pemangkasan sama sekali.tanaman cabai disengaja ada 8 cabang meski begitu hasilnya sangat bagus.biasanya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, maka harus dilakukan pemangkasan yang semestinya. Ini tidak, namun hanya dengan 8 cabang sajahasilya luar biasa…,apalagi dipangkas cabang semakin banyak maka hasilnya akan luar biasa lagi….pertumbuhan tanaman cabai yang begitu luar biasa karenakan nutrisi                                                                                                      NASA dapat mensuplai kebutuhan hara yang cukup untuk tanaman  cabai sehingga meski 8 cabang saja namun hasilnya sangat bagus. “kelompok tani kami disini sangat tertarikdan begitu antusias dengan produk NASA, sehingga kami akan segera menggunajan produk NASA “, ungkap Bp. Tu saban mengakhiri wawancaranya.

PRODUKSI JERUK MENINGKAT DARI 2,5 TON MENJADI 3,5 TON

Hamparan tanaman jeruk  milik Bp. Subandrio menyejukkan mata bagi siapa saja yang memandangnya. Tampak buah jeruk yang besar besar terlihat segar yang membuat hari senang untuk segera memetiknya. Ya……itulah sekelumit gambaran lahan eruk mirip bapak subandrio yang telah menggunakan produk produk pertanian NASA. Saat team NASA menyambanginya ia tersenyum bahagia dan menyambut team NASA dengan gembira.dirinya mempersilahkan team NASA untuk melihat sendiri tanaman jeruknya.

“luas lahan yang saya tanami jeruk ini sekitar 2000 m2 (125 ubin ) dengan jumlah tanaman jeruk 350 batang dan umur  jeruk sampai saat ini kira kira 3 tahun, “ungkapnya.ia juga menjelaskan beberapa produk NASA yang telah digunakanya diantaranya POC NASA, Hormonik, super NASA, Power Nutrition dan PESTONA. Cara aplikasi, masih menurutnya, yaitu super NASA, 4 Sendok makan ditambah power Nutrition juga sendok makan ditambah dengan NPK 1 kg yang semuanya dicampur dalam 1 ember air, kemudian campuran tersebut diaplikasikan 2 gelas perpohon dengan interval 6 bulan sekali .perlakuan ini ia lakukan  baru 1 kali.” Sedangkan untuk aplikasi berikut nya POC NASA 4 tutup botol ditam bah hormonik 1 tutup botol ditambah PESTONA 2 tutup botol dilakukan dalm tangki air 15 liter disemprotkan merata tiap minggu sekali , “ jelas nya lebih lanjut . menurut dirinya, banyak manfaat setelah menggunakan produk NASA , apalagi jika dibandingkan degan tenaman jeruk milik tetangga, tenaman saya pertumbuhannya jauh lebih baik, akunya. “ setelah mengunakan produk NASA ,daun daun lebih baik dan besar, dalam jangka waktu 1 bulan saja bunga pada keluar, bunga juga tidak rontok (artinya jadi semua “ucapannya girang. Selain itu juga mengemukakan  keuntungan yang lain seperti buahnya banyak dan merata, daun subur, pertumbuhan tanaman lebih sehat serta raanya jadi lebih manis. Sedangkan tanaman yang tidak menggunakan produk NASA batangnya lebih kecil, buahnya juga jarang, ukuran buahnyapun lebih kecil serta daun kuning dan pertumbuhan tanamannya kurang subur.

“ perkiraan hasil panen ( pemetikan) nanti sekitar 3,5 ton, padahal biasanya hanya mendapatkan berkisar antara 2-2,5 ton. Jadi ada selisih tambahan 1 ton setalah menggunakan produk NASA ini, “ ujarnya bangga. Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa harga jeruk Rp. 4000 kg, jadi kalau di hitung maka ada peningkatan hasil produksi jeruk 1 ton x Rp. 4000 = 4. 000.000, – luar biasa….!!!

Selain itu ia juga menerangkan mengenai penggunaan pupuk makro NPK setelah menggunakan produk NASA menjadi lebih irit dengan adanya pengurangan 50-70%. Dulu biasanya menggunakan 2 kuintal sekarang minimal 1 kuintal, jika harga 1kg NPK adalah Rp. 525, – maka ada penghematan 100 kg ( 1 kuintal ) x Rp. 525 = Rp. 525.000, – sedangkan biaya pembelian produk NASA hanya sekitar Rp. 200.000 saja. Irit bukan…!!! Oleh karna di akhir perbincangannya dengan Team NASA Bp. Subandrio berpesan kepda seluruh petani jeruk khususnya dimana saja, agar seluruh menggunakan produk NASA karna ia sudah merasakan sendiri peningkatan hasilnya dan selain itu tanah pertanianya pun semakin subur. NASA emang OKE…..!!!!

MAMPU MENINGKATKAN PRODUKSI KARET

Saya memiliki kebun karet dengan total luas lahan 35 ha yang smuanya telah menggunakan produk pertanian NASA. Saat ini sudah ada 3 ha luas lahan kebun karet yang sudah saya analisa ekonominya. Jenis karet yang saya tanaman adalah jenis “PR” Yang berasal dari subawa. Umur karet sampai saat ini 6 tahun. Untuk produk yang sudah saya gunakan adalah POC NASA dan Hormonik. Cara atau komposisi pupuk yang saya gunakan untuk setiap tanaman adalah:

  1. Pupuk makro :2 genggam urea + 1 genggam TSP + 0,5 genggam KCL.
  2. 1 Botol NASA + 1 botol Hormonik dicampur jadi 1 satu, kemudian diambil 20 cc larutan ( 2 tutup botol ), lalu ditambahkan air 1,5 liter , aduk dan campurkan dengan campuran pertama.

Perlakuan pemupukan tersebut diberikan interval 2 bulan sekali. Mengenai pemu pukam sudah saya lakukan 4 bulan yang lalu.jadi sudah 2 kali saya melakukan pemupukan dengan penggunaan produk pertanian NASA. Penggunaan produk partanian NASA tidak merubah jenis, dosis, dan waktu aplikasi pupuk makro. Cara penggunaan larutan pupuk yaitu dengan disiramkan, tidak ada yang disemprotkan. Sebelum disiramkan, tanah sekitar perakaran ( piringan )/ dibersihkan terlebih dahulu.respon tanaman terhadap pemberian pupuk NASA dapat dilihat setelah 15 hari yaitu : daun bersemi, pada halal dulunya kurang bersemi dan agak kering, tanah perlahan-lahan menjadi gembur ( dahulu tanah nya keras), kegah bertambah banyak, setelah menggunakan produk pertanian NASA saat pengambilan getah, berjalan dari sudut kebun yang satu kesudut kebun yang lain seluas 3 HA. Lalu kembali lagi kesudut yang semula ternyata getah masih menetes. Dahulu produksi karet (kering) sebelum menggunakan produk pertanian NASA mendapatkan 5 kwintal/ 3 HA/ 25 hari. setelah menggunakan produk pertanian NASA ada kenaikan menjadi 9 kwintal/ 3 HA/ 25 hari. Jadi ada peningkatan produksi sebesar 80%. Pengambilan getah karet dideres setiap hari dan di kumpulkan setiap 25 hari. Lahan tetangga yang tidak menggunakan produk pertanian NASA juga perlakuan nya sama, rata-rata hasilnya 5 kwintal/ 3 HA/ 25 hari sama seperti yang dulu ketika saya menggunakan produk pertanian NASA, jadi penggunaan produk pertanian NASA dan yang tidak menggunakan produk NASA adalah : 4 kwintal/ 3 HA/ 25 hari. Saya memiliki pengalaman dulu saat saya masih menggunakan produk lain, awalnya batang tanaman tambah besar tetapi getah karet sedikit dan tidak lama kemudian malah “mati getah” yang pada akhirnya merusak lapisan kayu. Namun setelah menggunakan produk NASA hal itu tidak terjadi lagi. Dalam 4 bulan, tanamna karet saya mendapatkan tambahan produksi 15 kwintal. Jika 1kg dihargai RP. 6500-maka mendapatkan penghasilan RP. 10.400.000 kemudian jika dikurangin produk pertanian NASA sebesar RP. 2.25.000 maka ada tambahan keuntungan bersih ( 3H ) adalah : RP. 8.150.000, produk pertanian NASA ternyata dapat menambah dan meningkatkan produksi ketah karet…!!!

 LEBIH UNTUNG MENGGUNAKAN PRODUK NASA

Umur tanaman kelapa sawit milik saya sudah 9 tahun. Luas lahan kelapa sawit seluruhnya 4 hektar. Dikarenakan saya baru mengenal produk pertanian NASA maka saya hanya mengaplikasikan produk pada lahan 2 hektar saja. Produk yang menggunakan POC NASA 2 botol, Super NASA 2 botol, dan Hormonik 2 botol yang dicamour dengan air sebanyak 225 liter.                        Untuk lahan seluas 2 hektar ini terdapat 220 pohon dengan aplikasi 225 liter air yang disiramkan pada sekitar batang ( piringan ). Maka di rata rata setiap pohon mendapat 1 liter. Tanaman kelapa sawit ini tanpa menggunakan pupuk NPK,sebagai gantinya saya menggunakanpupuk kandang dengan dosis 2 karung  (80 kg ) untuk setiap pohon dengan interval 8 bulan sekali. Sedangkan tanaman yang tidak menggunakan produk nasa tetap menggunakan NPK sesuai anjuran dari PPL pemerintah. Tanaman kelapa sawit yang menggunakan produk NASA ini kurang terawat, namun kelapa sawit tumbuh dengan bagus.

Penggunan produk NASA (dengan cara disiram) pertama kali saya aplikasikan pada 18 juni 2004 (saat kemarau panjang ) untuk setiap pohon 1 liter larutan, pengaruhnya sangat Nampak pada bulan September. Efek pemberian produk NASA terlihat pada bulan ke 3 yang ditandai dengan warna daun lebih hijau dan bermunculan buah buahnya terlihat segar, kalau sedang merah daunya tidak rontok padahal biasanya buahnya tidak cerah dan murah rontok. Banyak keuntungan yang saya dapatkan seperti : banyaknya jumlah tandan setelah menggunakan produk NASA jumlah menjadi 385 tandan padahal sebelum menggunakan produk NASA hanya 78 tandan. Susunan buah menggunakan produk NASA lebih banyak dari pada yang tidak menggunakan produk NASA. Mengenai buah yang dipanen : yang tidak gunakan produk hasilnya 1 ton. Yang menggunakan NASA hasilnya 4 ton. (periode mulai januari 2005- april 2005), yang menggunakan produk NASA secara kontinuitas  produktivitasnya lebih tinggi.          Yang tidak menggunakan produk NASA kontinuitas produksinya rendah.

Penimbangan tanaman sawit umur 9 tahun dengan menggunakan produk NASA bobotnya ± 31,5 kg, panjang buahnya mencapai ±62 cm dan panjang keliling buah 130 cm. jika dibandingkan ukuran buahnya maka yang tidak menggunakan produk NASA ( penggunaan dosis NPK sesuai anjuran PPl pemerintah) setelah ditimbang berat nya hanya 14 kg, panjang 45 cm dan diameter 90 cm. tanaman yang diberi produk NASA pelepahnya lebih empuk sehingga memudahkan pemanenan. Serangan hama dan penyakit belum ada. Kapling ( lahan ) yang menggunakan NASA hasilnya 4 ton, sedangkan kapling yang tidak digunakan NASA 1,5-2 ton. Kapling atau lahan petani lain hanya 0,3-0,5 ton hasil total panen kelapa sawit selama 4 bulan perkapling ( 2 hektar ) : yang menggunakan prosuk NASA hasilnya 16 ton ( 4 bulan ) dan yang tidak menggunakan produk NASA hasil nya 8 ton ( 4 bulan ). Tambahan keuntungan ekonomi per-4 bulan ( 2 hektar ) : hasil panen yang menggunakan produk NASA sebanyak 16 ton, sedangkan hasil panen tanpa menggunakan produk NASA sebanyak 8 ton, jadi ada selisih produksi 8 ton. Jika harga sawit RP. 500.000 / ton, maka ada tambahan keuntungan bersih RP. 3.700.000 maka gunakanlah produk pertanian NASA, sudah terbukti hasil panen kelapa sawit saya meningkat NASA memang OKEEEE…….!!!

LEBIH UNTUNG GUNAKAN PRODUK NASA

          Luas lahan kolam ikan mas milik saya seluas 2500 m2 (1/4 Ha ) dengan popilasi ikan 6000 ekor, (2 kuintal ). Jenis ikan mas yang saya taburkan adalah jenis ikan local. Umur bibit ikan mas sampai dengan saat ini 2 bulan. Lama pembesaran nya adalah 40 hari. Produk NASA yang saya gunakan adalah TON dan VITERNA. Dalam 40 hari ini saya telah menghabiskan 1 botol TON dan 2 botol VITERNA. Cara penggunaan produk khususnya TON yaitu :1). Pengolahan lahan, 2). Pemaritan lahan, 3). Pemupukan, 4).pemasukan air, 5). Pemasukan penebaran bibit ikan.

Selain penjelasan Bp. Sukanto, berkaitan dgn itu Bp. Supri yang bertindak sebagai orang yang dipercaya mengelola lahan lebih gamlang menjelaskan mengenai pengunan TON yaitu ; 1). Diberikan padasaat pengolahan lahan awal lahan kolam, 2). Setelah lahan di keringkan kemudian di semprotkan dengan larutan TON pada seluruh bagian lahan kolam secara merata. Adapun dosis yang yang digunakan adalah TON 1 botol ( padatan TON dilakukan dalam air kemudian disemprotkan secara merata seluruhan bagian kolam yang kring hingga habis larutan TON tersebut ).    Manfaat lain TON adalah untuk  menumbuhkan plankton-plakton yang bermanfaat sebagai makanan tambahan alami. Selain mengunakan TON juga saya mengunakan VITERNA degan dosis : 10 cc VITERNA + 2 liter air. Larutan tersebut di semprotkan untuk 5-8kg pakan. Kemudian pakan di kering –anginkan baru kemudian ditebar dikolam . pemberian VITERNA dilakukan 2 kali sehari ( pagi dan sore . sebelum mengunskan TON dan VITERNA, kami mengunakan lebih banyak pakan dari pabrik , dan hanya pakan alami dari kolam itu sendiri.halini sebenar nya sangat berpengaruh pada hasil panen nanti serta juga angka kematian. Untuk angka kematian selama 40 hari pemeliharan pada perbedaan yang mencolok yaitu : 1). Setelah mengunakan VITERNA + TON ;angka kemudian hanya sebesar 0,25% ( 25 ekor yang mati dari 6000 ekor ikan ) 2). Sebelum mengunakan  VITERNA + TON ; angka kematian sebesar 0,5% ke atas.selain itu pengunan  VITERNA dari sisi nafsu makan ikan ;  setelah mengunakan VITERNA napsu makan ikan menjadi meningkansehingga memacu pertumbuhan ikan . produksi ikan slama 40 hari pemeliharaan : 1). Setelah gunakan NASA total produksi ikan sebesar 1 ton ( bobot ikan = 3-5 ekor/kg ). 2). Sebelum gunakan produk NASA total produksi ikan sebesar 8,5 kuintal. Gambaran perbandingan produksi panen :

  • Setelah menggunakan produk dari NASA : panen 1000 kg x 10.500 ( harga ikan 1 kg )= Rp. 10.500.000.2 ). Sebelum menggunakan : panen 8. 500 kg x Rp. 10.500 = Rp. 8.925.000. jadi ada tambahan bersih : Rp. 10.500.000 – Rp. 8.825.000 = Rp. 1.575.000. untuk analisa keuntungan pembesaran ikan mas ( 40 hari ):- Total biaya pemeliharaan = Rp. 5.988.000.- total panen 1 ton ikan = 1000 kg x Rp. 10.500 = Rp. 10.500.000. maka keuntungan bersih yang diperoleh = Rp. 10.500.000- Rp. 5.988.000 = Rp. 4.012.000. dengan melihat keuntungan tersebut maka saya makin senang dan akan terus menggunakan produk NASA selain itu saya juga menghimbau agar para petani ikan mas supaya menggunakan produk NASA untuk budi daya karna saya sudah membuktikanya sendiri dan hasilya bagus. NASA YESSS….!!!

BOBOT AYAM LEBIH BERAT, UNTUNG JADI BERLIPAT

Agus sulistliyarso adalah seorang peternak ayam khususnya ayam pedaging yang telah menggunakan produk NASA selama 3 periode. Populasi ayam miliknya berjumlah 7.000 ekor. Umur ayam saat ini menginjak 31 hari. Produk NASA yang saya gunakan diantaranya POC NASA, VITERNA, Hormonik. Produk NASA yang sudah dihabiskan yakni POC NASA 13 botol, VITERNA 22 botol dan Hormonik 7 botol. Untuk 7.000 ekor ayam sampai dengan umur 31 hari ini, cara pemakaian produk NASA ada 2 tahapan :

1).     Umur 1 – 15 hari menggunakan campuran : POC NASA 1 botol, VITERNA 1 botol, dan Hormonik 40 cc.

2).     Umur 15 – panen menggunakan campuran : POC NASA 1 botol, VITERNA 2 botol dan Hormonik 50 cc. dosis pemberiannya : 1 cc campuran produk NASA tersebut dicampur 1 liter air minuman atau 10 cc campuran produk NASA dicampur 10 liter air minum.

Perkembangan ayam sangat luar biasa setelah menggunakan produk NASA, setelah diberikan produk NASA ayam pedaging mengalami kenaikan nafsu makan yang drastis. Kenaikan konsumsi pakan tersebut diikuti dengan pertambahan berat badan yang tinggi pula sehingga tidak terjadi pemborosan pakan. “Perkembangan ayam meliputi kesehatan dan berat badannya semakin bagus dan luar biasa”, demikain ungkap agus sulistiyarso. Pada siklus pemeliharaan sebelumnya, dengan populasi 100 ekor ayam, telah menghabiskan 451 zak pakan dalam masa 34 hari antara sebelum dan sesudah menggunakan produk NASA, jumlah yang dihabiskan relative sama. Tetapi setelah memakai produk NASA, pertumbuhan ayam lebih cepat dari pada sebelum memakai produk NASA. Dengan demikian, setelah menggunakan produk NASA, penghasilan yang diperoleh otomatis menimgkat. Pada saat penimbambangan, dilakukan sampling pada ayam umur 31 hari yang dilakukan secara acak pada 10 ekor ayam. Pada penimbangan pertama, setelah ditimbang mendapatkan bobot 19 Kg. Sehingga rata-rata 1,9 kg ekor.  Dengan demikian hasil sampling ayam umur 31 hari jika digabungkan menghasilkan berat rata-rata 1,95 kg. Pada siklus yang lalu sebelum menggunakan produk NASA pada umur 34 hari saja sudah mencapi 2 kg dengan konsumsi pakan yang sama.

Angka kematian, sebelum menggunakan prodok NASA, 6,2 % setelah menggunakan produk NASA hanya mencapai 5,17% (menurun 1,03 %). Angka FCR sebelum menggunakan produk NASA sebesar 1,8 setelah menggunakan produk NASA angka FCR hanya 1,6 artinya produk NASA mampu meningkatkan efesiensi pangan. Sebelum menggunakan NASA pada saat panen jumlah ayam yang tidak layak 5-10 ayam. Setelah menggunakan produk NASA, jumlah ayam yang tidak layak dijual maksimal 2 okor, artinya ayam bisa diangkut atau dijual semua. Setelah menggunakan produk NASA mendapatkan laba Rp. 1.800.000 ekor. Setelah menggunakan produk NASA mendapatkan laba menjadi Rp. 3.394 ekor. Maka ada selisih laba kotor sebelum dan sesudah menggunakan produk NASA Rp. 1.554.000. Biaya pembelian produk NASA selama budidaya hanya Rp. 160 ekor. Sehingga ada peningkatan laba bersih yang diperoleh setelah menggunakan produk NASA sebesar Rp. 1384 ekor. Dengan populasi ayam hidup 6.750 ekor mak peningkatan laba setelah memakai prdoduk NASA sebesar Rp. 9.342 ribu….!!! Pengalaman menggunakan produk NASA pada ayam pedaging selain Bp bagus, juga dirasakan oleh petrnak lainnya seperti Bp setiawan yang telah pula menggunakan produk NASA. Ia telah membuktikan sendiri akan keunggulan produk NASA pada ayam pedagingnya miLiknya selama 3 periode. Ia mengataka sejak menggunakan produk NASA selalu memperoleh hasil yang maksimal. Hal itulah yang membuatnya yakin akan produk NASA. Anda tertarik…. Gunakan saja produk NASA pasti OKE…….

VITERNA TINGKATKAN VOLUME SUSU SAPI PERAH

Saya memiliki sapi perah 6 ekor dengan jenis sapi PFH yang umurnya berfariasi ada 7 tahun, 2 tahun dan 2,5 tahun. Sudah 6 bulan ini saya mencoba menggunakan produk NASA yakni Viterna, dan hasilnya cukup memuaskan. Dosis viterna adalah 1 tutup botol viterna 1 ekor sapi setiap hari, yang dicampurkan pada komboran dan pakan bsah diberikan pada siang hari. Perlu diketahui dahulu saya menggunakan mineral simtetik  jadi lebih efisien, selain itu juga nafsu makan menjadi lebih tinggi. Ada beberapa perbedaan yang sangat bagus setelah saya menggunakan produk NASA ini, dari segi rata rata produksi susu harian untuk per ekor sapi yang menggunakan VITERNA  17 liter. Sedangkan dulu sebelum menggunakan produk NASA hanya berkisar 15 liter air saja. Dari segi kualitas susu, sebelum menggunakan produk NASA warna susunya kuning, sedangkan setelah menggunakan produk NASA ini warna susunya putih bersih. Susu sapi disini biasanya digunakan untuk membuat dangke (n semacam keju makanan khas enrekang ) yang harganya makanan tersebut biasanya Rp. 6000 – dengan pengguanaan prouk NASA ada peningkatan 1 hingga 2 dangke, sebagai 1 catatan 1 dangke volumenya berkisar antara 1, 25 liter air – 1,5 liter. Jadi kalau sampai 2 dangke maka ada peningkatan sebanyak 3 liter susu setiap harinya. Keuntungan lain setelah menggunakan VITERNA, lalat lalat hampir tidak ada yang mendatanginya kotoran sapid an kotoran sapi pun juga hampir tidak berbau. Selain itu sapi yang agak malas makan setelah menggunakan produk NASA napsu makannya tinggi. Saya mengajak seluruh peternak sapi perah khususnya yang ada di engkrang untuk menggunakan produk NASA, karna saya telah membuktikanya sendiri. NASA memang pas…..untuk kita semua….!!!!

PERTUMBUHAN UDANG LEBIH CEPAT DAN BEBAS VIRUS

Saya adalah seorang petambak udang yang tinggal di sebuah desa lapataman kec. Dungkek kab. Sumenep Madura. Pada suatu haru sahabat saya Bp. Busaid dan Bp. Mistahol anwar, SE. ( DISTRIBUTOR NASA ), memperkenalkan pada saya produk produk PT. NASA untuk budidaya udang seperti TON, POC NASA dan VITERNA.waktu itu saya masih ragu ragu akan manfaat produk NASA untuk budidaya udang walaupun saya sudah menyaksikan VCD kesaksian untuk budaya udang, sehingga hari berikutnya mereka mengajak teman temanya  yang juga distributor NASA yaitu Bp. Adi subaidi, SE dan Bp. Moh rafik ( stokist m- 573 ). Dengan penyampaian mereka yang begitu serius serta pengalaman pengalaman yang mereka ceritakan kepada saya, akhirnya timbullah keyakinan pda diri sendiri saya untuk menggunakan produk produk NASA untuk budidaya udang windu mulai dari awal diluasan ± 1 ha dengan jumlah benur ± 15 reyan. Selain itu tahap tahap budidaya NASA juga saya ikuti mulai dari pengangkatan lumpur hitam, penebaran TON, pengapuran dan pengeriangan lahan. Pada waktu pembajakan mereka menganjurkan 12 botol TON, dendan disiramkan kelahan setelah dilarutkan ke air karna lahan saya dianggapnya tidak begitu produktif, sedangkan 150 kg dolomit juga saya taburkan sera pengeringan lahan ±65 hari., 5 hari kemudian pemasukan air dengan ketinggian normal dan pemasukan benur. Pada tiap 20-25 hari sekali penebaran 2 botol TON  serta penggantian dan pemasukan air baru saya lakukan. Sedangkan POC NASA dan VITERNA saya campurkan pakan ( pellet ) dosis 5 cc per 1 kg pakan ( pellet ). Alhamdulilah  diumur 70 hari rata rata sudah mencapai panjang 15 cm dan bebas virus atau penyakit lain. Disbanding yang tidak menggunakan NASA. Rencana pemanenan akan saya lakukan ± 70 hari lagi, saya memiliki keyakinan yang begitu besar akan manfaat TON, POC NASA dan Viterna untuk budidaya udang. Untuk penebaran berikutnya diluas lahan ± 6 Ha, saya akan gunakan produk produk NASA termasuk tahap tahap budidayanya. Dengan demikian saya menghimbau kepada para petambak dimanapun berada untuk menggunakan produk produk NASA seperti TON, POC NASA dan VITERNA. akhirnya saya ucapkan terimakasih kepada PT. NASA atas produk produknya luar biasa.

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan informasi tentang apa kata petani nasa ??? kepada teman atau kerabat Anda.

apa kata petani nasa ??? | grosir pupuk organik

Belum ada komentar untuk apa kata petani nasa ???

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Temukan Kami

Visitors




Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan